Keutamaan Berpuasa Di Bulan Ramadhan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, apa kabar teman-teman dailymuslim_id semoga hari ini Allah memberi kita kesehatan dan umur yang panjang Aamiin, pada kesempatan kali ini penulis ingin membahas mengenai Ramadhan, karena kita akan memasuki bulan yang mulia ini, pembahasan ini saya ambil dari buku karya Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal yang berjudul 24 jam di bulan Ramadhan

1. Bulan Ramadhan Adalah Bulan di turunkannya Al-Qur'an

Allah Ta'ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّـهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّـهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ ﴿١٨٥

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al-Baqarah: 185)

Ibnu Katsir rahimahullah menerangkan tentang ayat diatas dalam kitab tafsirnya,"Allah Subhanahu wa ta'ala memuji bulan Ramadhan (bulan puasa) dibanding bulan-bulan lainnya. Di bulan Ramadhan tersebut, Allah memilihnya sebagai waktu turunnya Al-Qur'an yang mulia."

2. Adanya keutamaan melaksanakan shalat Terawih (Qiyam)

Terawih adalah salah satu ibadah pada bulan Ramadhan yang dilakukan setelah menunaikan shalat Isya, Terawih ini hukumnya sunnah, akan tetapi Allah memberikan keutamaan ketika melakukan shalat ini, Berikut ini adalah Dalil mengenai motivasi untuk melaksanakan Qiyam dibulan Ramadhan yaitu shalat tarawih. Dari Abu Hurairah Radhiallahu'anhu Nabi shalallahu'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barang siapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari, no.37 dan Muslim, no.759).

3. Keutamaan melakukan amalan lainnya

Begitu pula dalam hadits di terangkan mengenai keutamaan melakukan amalan lainnya (amalan apa saja) di bulan Ramadhan sebagaimana yang dikeluarkan dalam Sunan At-Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah Radhiallahu, beliau berkata bahwa Nabi shalallahu'alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِى مُنَادٍ يَا بَاغِىَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِىَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ

"Pada malam pertama bulan Ramadhan setan-setan dan jin-jin yang jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satupun pintu yang terbuka, dan pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satupun yang tertutup, serta seorang penyeru menyeru, 'Wahai yang mengharap kebaikan bersegeralah (kepada ketaatan), wahai yang mengharapkan keburukan atau maksiat berhentilah.' Allah memiliki hamba-hamba yang selamat dari api neraka pada setiap malam di bulan Ramadhan." (HR. Tirmidzi, no.682 dan Ibnu Majah, no. 1642. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana dalam Shahih Al-Jami', no. 759).

Syaikh Ibrahim bin'Amir Ar-Ruhaili hafizhahullah mengatakan, "Dalil ini menunjukan keutamaan seluruh amalan kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadhan, lebih-lebih lagi amalan qiyam Ramadhan (shalat Terawih) setelah puasa wajib, sebagaimana keterangan yang telah lewat mengenai keutamaan qiyam Ramadhan." (Tajrid Al-Ittiba', hlm. 118).

Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah mengatakan, "Sebagaimana pahala amalan puasa akan berlipat-lipat dibanding amalan lainnya, maka puasa dibulan Ramadhan lebih berlipat pahalanya dibanding puasa dibulan lainnya. Ini semua bisa terjadi karena mulianya bulan Ramadhan dan puasa yang dilakukan adalah puasa yang diwajibkan oleh Allah pada hamba-Nya. Allah pun menjadikan bulan puasa di bulan Ramadhan sebagai bagian dari rukun Islam, tiang penegak Islam." (Lathif Al-Ma'arif, hlm.271).

Intinya, di antara pahala suatu amalan bisa berlipat-lipat karena amalan tersebut dilakukan di waktu yang mulia yaitu seperti pada bulan Ramadhan. Begitupula amalan bisa berlipat pahalannya jika dilaksanakan di tempat yang mulia (seperti di Makkah dan Madinah) atau bisa pula berlipat pahalannya karena dilihat dari keikhlasannya dan ketakwaan orang yang mengamalkannya. Lihat bahasan Ibnu Rajab Al-Hambali dalam Lathaif Al-Ma'arif, hlm. 269-271.

Refrensi

  1. Buku 24 Jam di bulan Ramadhan
    karya Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal
    diterbitkan pada Rajab 1440 H / Maret 2019

0 Response to "Keutamaan Berpuasa Di Bulan Ramadhan"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel