Do'a Ketika Hujan Lebat dan Penanggulan Banjir


Jika Terjadi Hujan Lebat Atau Badai, Dan Cara Menanggulangi Banjir

Penyebab Terjadinya Banjir

Indonesia mempunyai dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau, karena indonesia terletak di daerah tropis, sehingga Indonesia tidak mempunyai 2 musim lagi, seperti musim semi dan musim dingin, diantara bencana alam dari kedua musim di indonesia ini, yang paling sering terjadi adalah banjir, longsor dan kemarau.

Dan penulis akan membahas mengenai bencana Alam Banjir ini, Banjir sering terjadi di negara indonesia ini, yaitu biasa terjadi pada musim penghujan, banjir ini biasa menerjang di daerah perkotaan yang mempunyai lahan yang sempit untuk aliran arus air sehingga tidak ada pengendalian pada air tersebut untuk mengalir. Dan hal ini akibat dari perbuatan tangan manusia, sebagaimana Allah ta’ala berfirman,

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

“Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan akibat perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). ( QS. Ar-Rum (30) : 41 )

Perbanyaklah Mengingat Allah

Saat hujan lebat yang bisa menumbangkan pohon, serta petir yang menyambar, banyak diantara kita justru mengabadikan momen tersebut di Handphone , mereka tidak berdo’a ketika hujan tersebut, sehingga menjadi sesuatu yang heboh dan viral, coba kita ikuti apa yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam ketika hujan turun, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdoa ketika hujan, juga ketika hujan lebat,  mengapa ?, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat mendung raut wajah beliau menandakan tidak suka atau muram, yang artinya bahwa awan mendung itu tidak bisa membuat aman beliau ? Bisa jadi itu sebuah azab yang didatangkan Allah ta’ala. Sebagaimana Hadits yang dibawakan dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha.

‘Aisyah radhiallahu ‘anha pernah menceritakan,

وَكَانَ إِذَا رَأَى غَيْمًا أَوْ رِيحًا عُرِفَ فِى وَجْهِهِ . قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوُا الْغَيْمَ فَرِحُوا ، رَجَاءَ أَنْ يَكُونَ فِيهِ الْمَطَرُ ، وَأَرَاكَ إِذَا رَأَيْتَهُ عُرِفَ فِى وَجْهِكَ الْكَرَاهِيَةُ . فَقَالَ « يَا عَائِشَةُ مَا يُؤْمِنِّى أَنْ يَكُونَ فِيهِ عَذَابٌ عُذِّبَ قَوْمٌ بِالرِّيحِ ، وَقَدْ رَأَى قَوْمٌ الْعَذَابَ فَقَالُوا ( هَذَا عَارِضٌ مُمْطِرُنَا ) »

“Jika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam melihat mendung atau angin, maka raut wajahnya pun berbeda.” ‘Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, jika orang-orang melihat mendung, mereka akan begitu girang. Meraka mengharap-harap agar hujan segera turun. Namun berbeda halnya dengan engkau. Jika melihat mendung, terlihat wajahmu menunjukan tanda tidak suka.” Beliau pun bersabda, “Wahai ‘Aisyah, apa yang bisa membuatku merasa aman ? Siapa tahu ini adalah azab. Dan pernah suatu kaum diberi azab dengan datangnya angin (setelah itu). Kaum tersebut (yaitu kaum ‘Aad) ketika melihat azab. Meraka mengatakan, “Ini adalah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita.” ( HR. Bukhari no. 4829 dan Muslim no.809 )

Berdo’alah

Ketika turun hujan yang begitu lebat, Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam biasa membaca do’a, berikut ini adalah do’a yang beliau baca ketika handak turun hujan yang begitu lebat,

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

“Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitsy syajari [Ya Allah, turunkanlah hujan disekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan]”. ( HR. Bukhari no. 1014 )


Penanggulangan Banjir

Hujan bukanlah sebuah azab akan tetapi ia adalah sebuah keberkahan dan rezeki dari Allah, hanya saja perbuatan tangan manusia yang dapat menimbulkan azab tersebut. Untuk menanggulangi bencana tersebut. Kita perlu memperluas aliran-aliran sungai, menanam tumbuhan seperti pohon yang dapat menyerap air hujan, membuat taman di sekitar rumah sehingga tidak sempit akan bangunan-bangunan (akan tetapi hal ini butuh perhatian dari pemerintah, karena bagunan yang banyak menyempit di perkotaan) mengurangi tindakan menebang pohon, mengurangi lahan hijau dan membuang sampah disungai. Hujan tidaklah bahaya, coba kita lihat foto di bawah ini :


Allah Subhanahu’wa ta’ala berfirman,

وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُّبَارَكاً فَأَنبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ

“Kami turunkan dari langit air yang penuh keberkahan lalu kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang di ketam.” (QS. Qaaf (50): 9)

Wallahu a'lam Bishawab
Semoga Bermanfaat
Barakallahu fikum
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Artikel Dailymuslim_id no.97
Artikel ini ditulis oleh Mohammad Aidul Azis 
pada tanggal 02 januari 2020

0 Response to "Do'a Ketika Hujan Lebat dan Penanggulan Banjir"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel