Keluarga besar Nabi Muhammad : Hasyim bin Abdu Manaf



Al-Usrah an-Nabawiyyah (Keluarga Besar Nabi shalallahu'alaihi wa sallam) lebih dikenal dengan sebutan al-Usrah al-Hasyimiyyah (dinisbatkan kepada kakek beliau, Hasyim bin Abdu Manaf), oleh karenanya kita sedikit akan menyinggung tentang kondisi Hasyim ini dan orang-orang setelahnya :

HASYIM

Sebagaimana telah kita singgung bahwa Hasyimlah orang yang bertindak sebagai penanggung jawab atas penyediaan air minum (siqayah) dan penyediaan makanan (rifadah) [untuk jama'ah haji] dari keluarga Bani Abdi Manaf ketika terjadi kompromi antara Bani Abdi Manaf dan Bani Abdid Dar dalam masalah pembagian wewenang antar kedua belah pihak. Hasyim dikenal sebagai orang yang hidup berkecukupan dan bangsawan besar. Dialah orang yang pertama yang menyediakan ats-tsarid (semacam roti yang diremuk dan disiram kuah. Ini merupakan makanan paling mewah di kalangan mereka, pent.) kepada para jamaah haji di Makkah. Nama aslinya adalah Amr, adapun kenapa dia dinamakan Hasyim, hal ini dikarenakan pekerjaannya yang meremuk-remuk roti tersebut (sesuai dengan arti kata "Hasyim" dalam Bahasa Arabnya, pent.). Dia jugalah orang pertama yang membuat tradisi melakukan dua perjalanan niaga bagi kaum Quraisy, yaitu : rihlatus syita' (perjalanan niaga di musim dingin ke wilayah Syam, pent.) dan rihlatush shaif (perjalanan niaga di musim panas ke wilayah yaman, kedua perjalanan tersebut disebutkan di dalam surat Quraisy, pent.).

Berkenaan dengan hal ini, seorang penyair bersenandung :
Amrlah orang yang menghidangkan tsarid kepada kaumnya,
Kaum di Makkah yang ditimpa kurang hujan dan peceklik
Olehnyalah pencanangan tradisi dua perjalanan niaga
perjalanan niaga di musim  dingin dan di musim panas
Di antara kisah tentang dirinya; suatu hari dia pergi berniaga ke kota Syam, namun ketika tiba di Madinah dia menikah dengan Salma binti Amr, salah seorang putri Bani Adi bin an-Najjar. Dia tinggal bersama istrinya untuk beberapa waktu kemudian berangkat ke negeri Syam - Sementara istrinya ditinggalkan bersama keluarganya dan sedang mengandung Abdul Muththalib di dalam perutnya - . Hasyim akhirnya meninggal di Ghaza, salah satu kawasan di Palestina. Istrinya , Salma melahirkan putranya, Abdul Muththalib pada tahun 497 M. Ibunya menamakannya Syaibah (yang berarti uban, pent.) karena tumbuhnya uban pada di kepalanya. [1] Salma mendidik anaknya di rumah ayahnya (Amr) di Yatsrib sedangkan keluarganya yang di Makkah tidak seorang pun dari mereka yang mengethui perihal dirinya. Hasyim mempunyai empat orang putra dan lima orang putri. keempat putranya tersebut adalah Asad, Abu Shaifi, Nadhlah dan tAbdul Muththalib. Sedangkan kelima putrinya adalah asy-Syifa, Khalidah, Dha'ifah, Ruqayyah dan Jannah [2]

note :

[1] : Ibnu Hasyim, o.cit., 1/137, 157, demikian juga didalam kitab ar-Raudh, al-Unuf.
[2] : Ibid., hal.107


Wallahu a'lam Bishawab

ARTIKEL DAILYMUSLIM_ID
Artikel ini di tulis oleh Mohammad Aidul Azis pada tanggal 24 Muharram 1441H / 23 September 2019 M

DAFTAR PUSTAKA
Sirah Nabawiyah karya Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri pustaka Darul Haq

DUKUNG DENGAN SUBSCRIBE DIBAWAH

jangan lupa di konfirmasi dulu ya di email antum, agar bisa mendapat notifikasi dailymuslim_id via email

0 Response to "Keluarga besar Nabi Muhammad : Hasyim bin Abdu Manaf"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel