Kemunculan para malaikat di perang badar


INTI DARI DALIL AYAT DAN TAFSIR

Disaat perang badar, setan selalu membujuk orang-orang musyrik untuk lebih optimis melawan umat islam saat itu, dan ketika para malaikat itu datang dalam berkumpul kumpul saat umat islam dan orang-orang kafir saling berhadapan, setan itu berlepas diri dan mundur kebelakang seraya berkata : aku melihat apa yang kamu tidak dapat melihat (maksud kamu disini adalah manusia) sebagaimana dalil ayat dan tafsir menjelaskan

DALIL AYAT

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :


Dan ingatlah ketika setan menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan (dosa) mereka dan mengatakan."Tidak ada orang yang dapat mengalahkan kamu pada hari ini, dan sungguh, aku adalah penolongmu, " Maka ketika kedua pasukan itu telah saling melihat (berhadapan), setan balik kebelakang seraya berkata, "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu: aku dapat melihat apa yang kamu tidak dapat melihat: sesungguhnya aku takut kepada Allah." Allah sangat keras siksanya. (Q.S. Al-Anfal (08) 48)

ayat diatas menjelaskan bahwa ketika perang badar, setan membujuk / memotivasi orang-orang musyrik agar selalu semangat, bahwa setan adalah penolongnya, lalu ketika mereka yaitu orang orang islam dan orang-orang musyrik saling berhadapan, lalu setan pun mundur karena melihat malaikat yang berkumpul, dan setan mengatakan bahwa dia melihat apa yang tidak manusia lihat, untuk lebih lengkapnya kita baca tafsirnya.

BONUS QUOTES

Yuk dishare kesosial media mu agar dapat menyebarkan manfaat keoran-orang atau teman disekitarmu


Terima kasih telah share quotes ini Jazakumullahu khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan)


TAFSIR IBNU KATSIR

Dan Firman-nya : wa idz zayyana laHumusy syaithaanu a'maalaHum wa qaala laa ghaaliba lakumul yauma minan naasi wa innii jaarul lakum ("dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusia pun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini. Dan sesungguhnya aku ini adalah pelindung mu.") (maksudnya) syaitan (semoga Allah melaknatnya) menjadikan baik, apa yang mereka kerjakan dan inginkan. ia menjadikan mereka merasa optimis, bahwa tiada seorang manusia pun yang dapat mengalahkan mereka pada hari itu. syaitan itu juga menghilangkan rasa takut untuk mendatangi musuh musuh mereka, yaitu bani bakar, dimana ia mengatakan: "sesungguhnya aku adalah pelindung  kalian."

hal itu yaitu (dengan cara), ia (syaitan) menampakan dirinya dalam sosok Suraqah bin Malik bin Ju'syam, tokoh bani Mudlij dan pembesar daerah itu. Padahal semuanya itu berasal dari syaitan. sebagaimana Allah Ta'ala telah berfirman mengenai syaitan, yang artinya:"Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain tipuan belaka," (Q.S. An-Nisa' :120)

Ibnu Juraij menceritakan mengenai ayat tersebut, Ibnu 'Abbas mengatakan "Ketika terjadi perang badar, Iblis berjalan dengan membawa panjinya dan bala tentaranya bersama orang-orang musyrik. dan ia (syaitan) memasukan kedalam hati orang-orang musyrik penegasan: "Bahwa tidak ada seorang pun yang dapat mengalahkan kalian dan sesungguhnya aku adalah penolong bagi kalian." dan ketika mereka bertemu, syaitan melihat kekumpulan para malaikat, maka : nakasha 'alaa 'aqibaiHI (Syaitan itu berbalik kebelakang") Ibnu Abbas mengatakan : "Maka syaitan itu pun kembali pulang seraya mengatakan:innii harii-um minkum innii araa niaa laa tarauna ("Sesungguhnya aku berlepas diri dari kalian. Sesungguhnya aku dapat melihat apa yang kalian tidak dapat melihat.")

wallahu a'lam bishawab

dan itulah penjelasan mengenai al-qur'an surah Al-anfal ayat 48 yang membahas mengenai munculnya para malaikat di perang badar. 

semoga penjelasan ini bermanfaat,
barakallahu fikum
assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kemunculan para malaikat di perang badar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel